Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Wow, ini dia 10 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Terlihat segar bukan?😅

Orang sering kali lupa menjaga tubuh senantiasa sehat dan bugar. Rutinitas kerja yang tak bisa ditunda menjadi salah satu penyebab Anda kurang minum air putih.

Berikut ini 10 manfaat banyak minum air putih sekaligus alasan mengapa tubuh kita membutuhkan air putih :

  1. Melumasi Sendi

Tulang rawan ditemukan di sendi dan cakram tulang belakang. Mengandung sekitar 80% air. Dehidrasi jangka panjang dapat mengurangi kemampuan penyerapan goncangan sendi, yang menyebabkan nyeri sendi.

  1. Membentuk Ludah dan Lendir

Saliva membantu kita mencerna makanan dan menjaga mulut, hidung, dan mata lembab. Ini mencegah friksi dan kerusakan. Minum air putih juga dapat membuat mulut tetap bersih.

  1. Memberikan Oksigen Ke Seluruh Tubuh

Darah lebih dari 90% air dan darah membawa oksigen ke berbagai bagian tubuh.

  1. Meningkatkan Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Dengan dehidrasi, kulit bisa menjadi lebih rentan terhadap gangguan kulit dan kerutan dini. Manfaat minum air putih sebelum tidur juga sangat bagus, di antaranya dapat membuat tubuh terhidrasi dengan baik, tubuh melakukan proses pembaruan sel, tidur menjadi nyenyak, dan mendetoksifikasi dari berbagai racun dalam tubuh.

  1. Sebagai Bantal Otak, Sumsum Tulang Belakang, dan Jaringan Sensitif Lainnya

Dehidrasi dapat memengaruhi struktur dan fungsi otak. Ini juga terlibat dalam produksi hormon dan neurotransmitter. Dehidrasi berkepanjangan dapat menyebabkan masalah dengan pemikiran dan penalaran.

  1. Mengatur Suhu Tubuh

Air yang disimpan di lapisan tengah kulit muncul ke permukaan kulit sebagai keringat saat tubuh memanas. Saat menguap, itu mendinginkan tubuh saat olahraga.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Usus membutuhkan air agar berfungsi dengan baik. Dehidrasi dapat menyebabkan masalah pencernaan, sembelit, dan perut yang terlalu asam. Ini meningkatkan risiko sakit maag.

  1. Membersihkan Sisa-sisa Tubuh

Air dibutuhkan dalam proses berkeringat dan pembuangan air seni dan kotoran.

  1. Membantu Menjaga Tekanan Darah

Kekurangan air dapat menyebabkan darah menjadi lebih tebal, meningkatkan tekanan darah.

  1. Melancarkan Saluran Udara

Ketika mengalami dehidrasi, saluran udara dibatasi oleh tubuh dalam upaya untuk meminimalkan kehilangan air. Ini bisa membuat asma dan alergi lebih buruk.


Wahhh itulah manfaat air putih yang bisa Anda rasakan jika minum Anda tercukupi. Yuk mulai sekarang jaga asupan cairan dalam tubuh, Keep enjoy!

Sc : doktersehat.com

“di dalam secangkir kopi yang nikmat terdapat air putih yang sehat” -Iwan Esjepe
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Wah ini dia, Gangguan dan Cara Pencegahan Penggunaan Styrofoam

Wah terlihat enak sekali yaa🤗

Wadah makanan styrofoam di pasaran umumnya aman

Walaupun begitu, WHO menyatakan bahwa styrene tidak akan menimbulkan bahaya pada kesehatan jika tidak melebihi 5000 ppm di dalam tubuh. Sementara kemasan makanan atau styrofoam yang sering dipakai untuk menyimpan makanan, hanya mengeluarkan styrene sebanyak sekitar 0,05 ppm.

Oleh karena itu, Badan Pengawasan Obat Indonesia menyatakan jika styrofoam aman digunakan untuk makanan.

Gangguan kesehatan apa saja yang bisa terjadi akibat adanya kontaminasi zat styrene?

Bahaya styrofoam memang disebabkan oleh perpindahan zat kimia yang ada di dalam styrofoam ke makanan Anda. beberapa hal yang mungkin dialami jika perpindahan zat tersebut terjadi:

  • Menyebabkan gangguan pada sistem saraf
  • Mengalami sakit kepala
  • Meningkatkan resiko leukimia dan limfoma
  • Dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin dan menyebabkan bayi lahir cacat

Bagaimana cara mencegah bahaya styrofoam dari wadah makanan?

Memang styrofoam telah dinyatakan aman untuk digunakan. Namun bahaya styrofoam masih bisa mengintai Anda jika tidak memerhatikan berbagai hal yang dapat meningkatkan kontaminasi zat styrene. Berikut adalah cara mencegah timbulnya bahaya styrofoam yang sering Anda gunakan tersebut:

  1. Jangan menggunakan styrofoam berulang kali. Gunakanlah hanya untuk satu kali pakai.
  2. Hindari penggunaan styrofoam untuk makanan yang panas.
  3. Jangan menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan yang akan dipanaskan.
  4. Hindari kontak langsung dengan styrofoam, Anda bisa memberi plastik atau kertas nasi sebagai alas dari styrofoam.
  5. Jika makanan bersifat asam, mengandung banyak lemak atau alkohol, maka sebaiknya hindari penggunaan styrofoam.

Selain itu kita dapat memanfaatkan bekas styrofoam dengan sebaik mungkin agar tidak terjadi seperti ini :

Sampah styrofoam tersebut dapat diolah menjadi barang yang bisa digunakan sehari-hari, seperti speaker musik, dekorasi lampu, souvenir, kerajinan tangan, vas bunga, pigura, pot dan berbagai produk daur ulang lainnya.

“Be Healthy, Eat Well.. Live Well..”
Diposkan pada bahaya dalam kesehatan

Benarkah Wadah Makanan dari Styrofoam dapat Menyebabkan Kanker?

Seberapa sering Anda menggunakan styrofoam sebagai wadah makan? Walaupun sangat praktis dan murah, penggunaan styrofoam disebut-sebut dapat menyebabkan kanker dan berbagai penyakit kronis lainnya. Apakah benar? Apa saja bahaya styrofoam sebagai wadah makanan, dan apakah kita bisa mencegahnya?

Bahaya Styrofoam berasal dari bahan dasarnya

Styrofoam bisa dibilang termasuk ke dalam kelompok plastik yang sering dijadikan wadah makanan atau minuman. Banyak orang yang menggunakan styrofoam sebagai wadah sebab harganya yang murah dan praktis dalam pemakaiannya. Namun efek samping yang ditimbulkan cukup buruk.

Styrofoam mengandung beberapa zat kimia yang dipercaya berbahaya bagi kesehatan manusia. Beberapa di antaranya adalah benzene dan  styrene yang telah dibuktikan dapat menyebabkan penyakit kanker.

Bahkan badan kesehatan dunia, World Health Organization telah menyatakan bahwa benzene adalah zat kimia yang bersifat karsinogenik, atau dapat menyebabkan tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Sedangkan fakta untuk styrene, tidak jauh berbeda dengan benzene, zat ini juga menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Faktor yang bisa membuat makanan terkontaminasi zat kimia dalam styrofoam

Sebenarnya, bahaya styrofoam berasal dari kontaminasi styrene ke dalam makanan Anda. Perpindahan zat ini tergantung dengan beberapa hal yaitu:

  1. Suhu Makanan

Semakin tinggi suhu makanan yang ada dalam styrofoam maka akan semakin mudah zat styrene berpindah ke makanan. Oleh karena itu, hindari menggunakan styrofoam dalam memanaskan makanan, atau untuk menyimpan makanan dalam suhu panas.

  1. Lama Kontak dengan Makan

Semakin lama menyimpan makanan di dalam styrofoam, maka akan semakin berbahaya bagi kesehatan Anda.

  1. Tingginya Lemak Makanan

Makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi akan mendapatkan kontaminasi styrene lebih banyak ketimbang dengan makanan yang lemaknya sedikit. Meskipun begitu, sampai saat ini para ahli belum mengetahui secara pasti mengapa lemak makanan mempengaruhi perpindahan styerene ke dalam makanan Anda.


Nah, bagaimana pendapat kalian readers? Boleh saja sesekali kita menggunakan styrofoam asalkan jangan terlalu sering dan berlebihan yaa, yuk kita jaga kesehatan mulai dari sekarang!

Jika ingin melihat gangguan kesehatan dan cara pencegahan penggunaan styrofoam, klik link dibawah ini :

Wah ini dia gangguan kesehatan dan cara pencegahan penggunaan styrofoam..

“Kesehatan selalu tampak berharga setelah kita kehilangannya”
Diposkan pada Kesehatan Mental

7 Kebiasaan Buruk yang bisa Menyebabkan Gangguan Mental (Part 2)

Baca sebelumnya..

  1. Rendah Diri

Orang yang cenderung rendah diri, menilai dirinya serba kurang, membandingkan diri sendiri dengan orang lain, dan terlalu sering menyalahkan diri sendiri akan mudah stress dan depresi.

Lebih baik fokus pada apa yang kita punya, maksimalkan potensi yang kita miliki, buktikan pada diri sendiri kalau kita punya segudang kemampuan, dan jangan terlalu memikirkan komentar orang lain tentang diri kita.

  1. Kurang Tidur

Tidur adalah cara tubuh melakukan regenerasi. Karena itu, kurang tidur tidak hanya membuat kita mudah mengantuk, tetapi juga dapat mengacaukan kinerja sistem tubuh.

Ini tentu akan mengganggu kesehatan mental. Sejumlah penelitian telah membuktikan kaitan kurang tidur dengan berbagai jenis gangguan mental seperti depresi, bipolar disorder, dan ADHD.

Biasakan diri untuk tidur 8 jam sehari. Atau jika mengalami gangguan tidur, segera periksa ke dokter agar mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

  1. Malas Gerak

Studi yang dilakukan oleh para ahli dari University College London menemukan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan depresi. Studi tersebut menyebutkan bahwa orang yang aktif cenderung tidak mengalami depresi, karena aktivitas fisik akan menurunkan resiko depresi.

Mulailah dengan aktivitas fisik sederhana. Misalnya berjalan keluar rumah, naik-turun tangga, bersepeda, atau aktivitas apa pun yang dapat membuat tubuh dan pikiran senantiasa aktif.

  1. Memendam Amarah

Jangan salah, memendam amarah juga bisa mengganggu kesehatan mental seseorang. Dalam jurnal Advances tahun 2017, para ahli di Inggris menemukan bahwa orang-orang yang tidak bisa meluapkan amarahnya secara sehat lebih rentan mengalami berbagai gejala depresi.

Karena itu, belajarlah untuk meluapkan emosi dan mengungkapkan rasa marah, kecewa, dan perasaan negatif lainnya dengan baik.

Jangan hanya dipendam sendirian, apalagi kalau sampai mengganggu kesehatan mental. Berceritalah pada orang-orang yang kamu percayai atau tuangkan perasaan dalam buku harian.

“Enjoy your life”