Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Serupa tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Kurang Darah & Darah Rendah

Hai readers🌻 hari ini aku mau bahas tentang perbedaan antara kurang darah dan darah rendah, kalian tau gak sih sebenernya perbedaan keduanya? Kalau belum tahu begitu pasti, yuk kita baca artikel ini🤗

Pusing, tubuh lemas, dan kulit pucat bisa menjadi gejala awal beberapa penyakit, termasuk kurang darah dan darah rendah. Kedua penyakit ini sering dianggap sama, padahal kurang darah dan darah rendah merupakan dua kondisi yang berbeda. Maka dari itu, penyebab dan cara menanganinya pun akan berbeda pula.

Kurang darah alias anemia merupakan kondisi yang terjadi karena tubuh kekurangan hemoglobin. Sedangkan darah rendah alias hipotemia, terjadi karena tekanan darah di dalam arteri rendah atau berada di bawah batas normal. Seseorang dikatakan memiliki darah rendah jika hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka di bawah 90/60 mmHg.

Simak lebih lanjut seputar perbedaaan anemia dan hipotensi di bawah ini!

Beda Penyebab Antara Anemia dan Hipotensi

Beda Penyebab Anemia dan Hipotensi
Sebelumnya perlu diketahui, darah rendah merupakan kondisi yang terjadi karena tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibanding angka normal. Pada saat darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri, tekanan itulah yang dinilai sebagai tolak ukur kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah.

Tekanan darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan terhambatnya jumlah darah yang mengalir ke otak dan organ vital lain, seperti ginjal. Kondisi ini kemudian mengakibatkan muncul gejala, seperti kepala terasa ringan dan pusing. Tubuh juga akan terasa tidak stabil atau goyah, bahkan kehilangan kesadaran.

Ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab hipotensi, misalnya :

  • Kekurangan cairan tubuh
  • Kehamilan
  • Perdarahan
  • Diabetes
  • Gangguan hormon tiroid

Pengobatan untuk tekanan darah rendah bisa berbeda-beda yang tergantung pada penyebabnya. Namun secara umum, tekanan darah ditangani dengan, sebagai berikut:

  • Banyak mengkonsumsi air putih
  • Konsumsi makan-makanan yang sehat
  • Rutin olahraga

Jika dibutuhkan, pengidap penyakit ini mungkin harus mengkonsumsi obat-obatan tertentu atau mendapatkan tindakan medis.

Lanjutkan membaca “Serupa tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Kurang Darah & Darah Rendah”
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

7 Penyebab Asam Lambung Naik, Gejala dan Cara Mencegahnya

Hai readers🌻 Kali ini aku mau bahas apa sih penyebab asam lambung kita naik, gejalanya dan cara pencegahannya? Yuk kita simak

Penyakit asam lambung tentu kerap didengar oleh masyarakat. Seseorang yang menderita asam lambung pada umumnya akan merasakan sakit perut atau ulu hati hingga terasa terbakar (mulas).

Munculnya rasa terbakar di dada akibat dari asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala asam lambung biasanya muncul minimal 2 kali dalam seminggu.

Berikut penyebab asam lambung naik yang patut diperhatikan :

  1. Usia

Usia menjadi salah satu faktor penyebab asam lambung naik. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya usia, semakin tinggi pula resiko naiknya asam lambung.

Hal ini dikarenakan tubuh tak dapat lagi memproduksi kadar asam dengan seimbang. Oleh sebab itu, perhatikan pola makan dan faktor-faktor penyebab asam lambung naik untuk mengantisipasinya.

  1. Merokok

Merokok dapat menjadi salah satu faktor naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan, merokok dapat mengganggu fungsi LES. Tak hanya itu, merokok dapat meningkatkan sekresi asam dan mengurangi produksi air ludah yang dapat menetralkan efek asam di mulut.

Oleh sebab itu, sebaiknya para perokok aktif mengurangi atau berhenti merokok. Hal ini bertujuan untuk mencegah asam lambung naik.

  1. Stress

Beberapa ahli mengatakan jika stress menjadi salah satu faktor naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan stress akan merangsang area tertentu pada otak sehingga dapat meningkatkan sensitifitas terhadap nyeri termasuk ulu hati.

Hal tersebut yang menyebabkan seseorang yang mengalami stress akan lebih sensitif terhadap nyeri meski asam lambung tak begitu meningkat. Selain itu, keadaan stress mampu menurunkan hormon prostaglandin. Padahal, hormon tersebut memiliki peran yang penting yaitu untuk melindungi lapisan lambung dari asam lambung.

  1. Alkohol, Kafein, dan Minuman Berkarbonasi

Mengkonsumsi minuman yang mengandung alkohol, kafein dan minuman berkarbonasi dapat memicu naiknya asam lambung. Mengurangi konsumsi minuman-minuman tersebut dapat mencegah naiknya asam lambung.

Mengkonsumsi minuman beralkohol dapat menimbulkan iritasi sehingga mengikis lambung sedikit demi sedikit. Akibatnya, sistem pencernaan pun akan lebih rentan terhadap efek samping dari peningkatan produksi asam lambung.

  1. Hernia Hiatus

Hernia hiatus merupakan kondisi ketika bagian atas perut dan LES bergerak di atas diafragma (otot yang memisahkan perut dari dada). Biasanya diafragma akan membantu menjaga asam dalam perut.

Tetapi apabila ada hernia hiatus, maka asam dapat naik ke kerongkongan. Hal tersebut dapat menyebabkan gejala asam lambung naik.

  1. Makanan Pedas Berlemak dan Berminyak

Makanan pedas, berlemak dan berminyak merupakan makanan pemicu naiknya asam lambung. Hal ini dikarenakan makanan pedas, berlemak dan berminyak mengandung banyak cabai, minyak dan lemak yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung.

Cobalah untuk mengurangi atau menghindari makanan-makanan pemicu naiknya produksi asam lambung. Hal ini bertujuan agar produksi asam lambung tak naik.

  1. Defesiensi Magnesium

Rendahnya kadar magnesium dapat membuat LES tak berfungsi normal. LES merupakan otot yang mencegah aliran balik makanan dan asam perut ke dalam esofagus.

Rendahnya kadar magnesium dapat mengganggu kerja LES. Tak hanya itu, kekurangan vitamin dan mineral pun juga dapat mengganggu keseimbangan asam lambung.

Lanjutkan membaca “7 Penyebab Asam Lambung Naik, Gejala dan Cara Mencegahnya”
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

10 Langkah Tepat Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat! (Part 2)

Baca sebelumnya..

Yukk kita lanjut ke point selanjutnya🤗

  1. Awali waktu makan dengan minum air putih dan makan sayuran atau buah-buahan

Kita bisa mengelabui pikiran untuk tidak makan terlalu banyak, lho! Caranya adalah dengan mendahulukan air putih dan sayuran ketika makan. Dilansir dari The Healthy, langkah ini bisa membantu kita untuk merasa lebih kenyang sebelum lanjut ke makanan yang lebih berat. Dengan begitu, kita tidak akan makan terlalu banyak.

  1. Tambahkan sayuran kesetiap menu makananmu

Sama seperti poin sebelumnya, tujuan dari cara ini adalah untuk membuat kita merasa lebih kenyang. Akhirnya kita tidak akan makan kalori terlalu banyak. Selain itu, menambahkan sayuran ke setiap makanan juga bisa membuat kita lebih sehat, iya kan?

  1. Kurangi karbohidrat dan tambahkan protein

Untuk mengurangi berat badan, kita perlu membatasi jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Sebagai penggantinya, tambahkan protein yang lebih banyak. Ini adalah kunci dari diet keto. Kita bisa menirunya walaupun tidak melakukan sepenuhnya. Dengan pola makan ini, kita akan terbiasa untuk mengurangi porsi karbohidrat yang kaya akan kalori.

  1. Ganti makanan dengan yang rendah lemak

Sebisa mungkin, ganti sumber makananmu dengan yang rendah lemak. Misalnya, untuk mayonnaise, produk susu, keju, dan lain-lain. Perbedaan rasa antara keduanya tidak jauh kok. Jadi, tidak perlu ragu untuk beralih ke alternatif yang lebih sehat tersebut.

  1. Ilusi mata juga bisa membantu lho!

Apakah ilusi mata yang dimaksud? Dilansir dari The Healthy, kita bisa mencoba menggunakan piring yang lebih kecil ketika makan. Dengan begitu, porsi yang diambil pun akan berkurang secara otomatis.

Selain itu, kita juga bisa mengganti sendok dengan garpu jika memungkinkan. Laman Food Quality and Preference menemukan bahwa dengan garpu, orang cenderung makan lebih lambat. Ini membantu kita untuk mencerna makanan lebih baik, akhirnya kita pun lebih cepat kenyang.


Cara-cara di atas tidak sulit untuk dilakukan, kan? Jika kamu ingin menurunkan berat badan dengan mudah dan sehat, yuk cobain mulai sekarang!

“Time for progress, not perfection”
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

10 Langkah Tepat Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat! (Part 1)

Hai readers🌻 ketemu lagi sama aku🤗 Kali ini aku mau bahas tentang bagaimana cara diet yang tepat tanpa kita harus menjalani diet ketat setiap hari.

Kebanyakan program diet memang menyiksa dan hanya membuat kita kelaparan. Jika niat kita untuk menurunkan berat badan tidak kuat, mungkin kita hanya bisa bertahan beberapa hari saja.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita membiasakan pola makan yang sehat alih-alih melakukan diet ketat. Selain membuat kondisi tubuh lebih bugar, cara ini juga akan menurunkan berat badan.

Yuk simak point-point berikut ini🌸

  1. Jangan lewatkan sarapan yang sehat setiap hari

Banyak orang yang beranggapan bahwa tidak sarapan akan mengurangi kalori yang didapatkan tubuh dalam sehari. Justru yang terjadi adalah sebaliknya. Ketika perut dibiarkan lapar dari pagi, kita akan terdorong untuk makan lebih banyak di siang hari.

Studi dari The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2014 mengatakan bahwa selain menyehatkan, kebiasaan ini juga bisa menghentikan kita untuk makan banyak di siang hari. Akan tetapi, tetap memilih menu yang tepat dan sesuaikan porsinya ya. Sarapan yang direkomendasikan seperti sereal, susu, dan buah.

  1. Jangan telat makan siang

Hasil penelitian menunjukkan orang yang makan sebelum pukul 15.00 bisa mengurangi berat 25% lebih banyak daripada yang makan telat.

  1. Makan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa

Kesibukan yang padat sering kali mempengaruhi cara makan kita. Karena diburu-buru oleh jadwal, kita pun berusaha makan lebih cepat. Namun ternyata kebiasaan ini tidak sehat dan bisa membuat kita lebih rentan terhadap kenaikan berat badan lho..

  1. Hindari makanan berat dan snack di malam hari

Peneliti mengatakan bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan kadar insulin, glukosa, kolesterol, dan trigliserida (lemak dalam darah). Jadi selain membuat gemuk, makan malam juga buruk untuk kesehatan kita. Sebagai gantinya, jika lapar, coba konsumsi buah dan perbanyak minum air mineral.

  1. Hindari minum-minuman yang manis

Siapa yang sering minum boba, milk tea, soda, dan minuman manis lainnya? Mereka memang menyegarkan, tetapi tidak baik untuk kesehatanmu jika dikonsumsi terlalu sering.

Dilansir dari WebMD minuman yang mengandung gula memiliki kalori yang tinggi tetapi tidak mengenyangkan bagi tubuh. Kita tetap harus makan, jadi kalori yang kita konsumsi semakin tinggi. Gantilah minuman tersebut dengan air putih, susu rendah lemak, atau jus buah tanpa tambahan gula.

Baca selanjutnya..

“Start where you are and do what you can”
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Wow, ini dia 10 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Terlihat segar bukan?😅

Orang sering kali lupa menjaga tubuh senantiasa sehat dan bugar. Rutinitas kerja yang tak bisa ditunda menjadi salah satu penyebab Anda kurang minum air putih.

Berikut ini 10 manfaat banyak minum air putih sekaligus alasan mengapa tubuh kita membutuhkan air putih :

  1. Melumasi Sendi

Tulang rawan ditemukan di sendi dan cakram tulang belakang. Mengandung sekitar 80% air. Dehidrasi jangka panjang dapat mengurangi kemampuan penyerapan goncangan sendi, yang menyebabkan nyeri sendi.

  1. Membentuk Ludah dan Lendir

Saliva membantu kita mencerna makanan dan menjaga mulut, hidung, dan mata lembab. Ini mencegah friksi dan kerusakan. Minum air putih juga dapat membuat mulut tetap bersih.

  1. Memberikan Oksigen Ke Seluruh Tubuh

Darah lebih dari 90% air dan darah membawa oksigen ke berbagai bagian tubuh.

  1. Meningkatkan Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Dengan dehidrasi, kulit bisa menjadi lebih rentan terhadap gangguan kulit dan kerutan dini. Manfaat minum air putih sebelum tidur juga sangat bagus, di antaranya dapat membuat tubuh terhidrasi dengan baik, tubuh melakukan proses pembaruan sel, tidur menjadi nyenyak, dan mendetoksifikasi dari berbagai racun dalam tubuh.

  1. Sebagai Bantal Otak, Sumsum Tulang Belakang, dan Jaringan Sensitif Lainnya

Dehidrasi dapat memengaruhi struktur dan fungsi otak. Ini juga terlibat dalam produksi hormon dan neurotransmitter. Dehidrasi berkepanjangan dapat menyebabkan masalah dengan pemikiran dan penalaran.

  1. Mengatur Suhu Tubuh

Air yang disimpan di lapisan tengah kulit muncul ke permukaan kulit sebagai keringat saat tubuh memanas. Saat menguap, itu mendinginkan tubuh saat olahraga.

  1. Melancarkan Sistem Pencernaan

Usus membutuhkan air agar berfungsi dengan baik. Dehidrasi dapat menyebabkan masalah pencernaan, sembelit, dan perut yang terlalu asam. Ini meningkatkan risiko sakit maag.

  1. Membersihkan Sisa-sisa Tubuh

Air dibutuhkan dalam proses berkeringat dan pembuangan air seni dan kotoran.

  1. Membantu Menjaga Tekanan Darah

Kekurangan air dapat menyebabkan darah menjadi lebih tebal, meningkatkan tekanan darah.

  1. Melancarkan Saluran Udara

Ketika mengalami dehidrasi, saluran udara dibatasi oleh tubuh dalam upaya untuk meminimalkan kehilangan air. Ini bisa membuat asma dan alergi lebih buruk.


Wahhh itulah manfaat air putih yang bisa Anda rasakan jika minum Anda tercukupi. Yuk mulai sekarang jaga asupan cairan dalam tubuh, Keep enjoy!

Sc : doktersehat.com

“di dalam secangkir kopi yang nikmat terdapat air putih yang sehat” -Iwan Esjepe
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Wah ini dia, Gangguan dan Cara Pencegahan Penggunaan Styrofoam

Wah terlihat enak sekali yaa🤗

Wadah makanan styrofoam di pasaran umumnya aman

Walaupun begitu, WHO menyatakan bahwa styrene tidak akan menimbulkan bahaya pada kesehatan jika tidak melebihi 5000 ppm di dalam tubuh. Sementara kemasan makanan atau styrofoam yang sering dipakai untuk menyimpan makanan, hanya mengeluarkan styrene sebanyak sekitar 0,05 ppm.

Oleh karena itu, Badan Pengawasan Obat Indonesia menyatakan jika styrofoam aman digunakan untuk makanan.

Gangguan kesehatan apa saja yang bisa terjadi akibat adanya kontaminasi zat styrene?

Bahaya styrofoam memang disebabkan oleh perpindahan zat kimia yang ada di dalam styrofoam ke makanan Anda. beberapa hal yang mungkin dialami jika perpindahan zat tersebut terjadi:

  • Menyebabkan gangguan pada sistem saraf
  • Mengalami sakit kepala
  • Meningkatkan resiko leukimia dan limfoma
  • Dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin dan menyebabkan bayi lahir cacat

Bagaimana cara mencegah bahaya styrofoam dari wadah makanan?

Memang styrofoam telah dinyatakan aman untuk digunakan. Namun bahaya styrofoam masih bisa mengintai Anda jika tidak memerhatikan berbagai hal yang dapat meningkatkan kontaminasi zat styrene. Berikut adalah cara mencegah timbulnya bahaya styrofoam yang sering Anda gunakan tersebut:

  1. Jangan menggunakan styrofoam berulang kali. Gunakanlah hanya untuk satu kali pakai.
  2. Hindari penggunaan styrofoam untuk makanan yang panas.
  3. Jangan menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan yang akan dipanaskan.
  4. Hindari kontak langsung dengan styrofoam, Anda bisa memberi plastik atau kertas nasi sebagai alas dari styrofoam.
  5. Jika makanan bersifat asam, mengandung banyak lemak atau alkohol, maka sebaiknya hindari penggunaan styrofoam.

Selain itu kita dapat memanfaatkan bekas styrofoam dengan sebaik mungkin agar tidak terjadi seperti ini :

Sampah styrofoam tersebut dapat diolah menjadi barang yang bisa digunakan sehari-hari, seperti speaker musik, dekorasi lampu, souvenir, kerajinan tangan, vas bunga, pigura, pot dan berbagai produk daur ulang lainnya.

“Be Healthy, Eat Well.. Live Well..”
Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

5 Penyebab Maag dan Cara Mengatasinya

Gejala Maag
  1. Pola Makan Berantakan

Pola Makan yang berantakan akan mengganggu proses pencernaan dalam tubuh juga berantakan, termasuk di Lambung sehingga lebih memicu produksi asam lambung tinggi dan terkena Maag.

Cara Mengatasi:

Penting sekali untuk selalu menjaga Pola Makan untuk teratur.

Selalu makan pada waktunya menjaga proses kerja lambung dan pencernaan lebih teratur dan tidak ada produksi asam lambung yang berlebihan.

Akibatnya Lambung akan lebih terjaga fungsinya dan sulit terkena Maag.

  1. Konsumsi Makanan Pemicu Asam Lambung

Makanan/Minuman dapat menyebabkan Asam Lambung meningkat dan ikut mengikis lapisan dinding lambung.

Dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan Lambung lebih rentan terkena Maag dan susah untuk melakukan penyembuhan.

Cara Mengatasi:

Kenali Makanan/Minuman yang memicu Asam Lambung naik dan kurangi konsumsi sehari-hari.

Dengan mengganti Makanan/Minuman menjadi yang lebih sehat, memberikan kesempatan Lambung untuk melakukan penyembuhan dan mengendalikan produksi Asam Lambung.

  1. Infeksi Bakteri di Lambung

Aktivitas Bakteri di Lambung yang berlebihan dapat membuat peradangan di Lambung dan membuatnya lebih rentan dikikis oleh Asam Lambung dan susah untuk melakukan penyembuhan.

Apabila ditambah dengan Infeksi pada bagian yang sudah terkikis, maka Kondisi Maag akan lebih parah lagi.

Cara Mengatasi:

Mengendalian Aktifitas Bakteri di Lambung menjadi penting untuk kita dengan cara menjaga jenis makanan/minuman menjadi lebih sehat dan bernutrisi.

Makan makanan bernutrisi akan meredakan dan mengendalikan aktifitas bakteri dan juga menurunkan reaksi radang yang terjadi di Lambung sehingga lebih jarang terkena penyakit Maag.

  1. Kurang makan sayur dan buah-buahan

Lambung juga membutuhkan nutrisi yang cukup seperti vitamin, mineral, dan serat larut air untuk dapat melakukan proses penyembuhan dengan optimal dan melarutkan asam lambung yang tinggi.

Sayur dan Buah memiliki vitamin, mineral, dan serat yang tinggi di bandingkan jenis makanan yang lain.

Kurang makan sayur dan buah akan mengakibatkan lambung susah sembuh dengan cepat dan asam lambung akan selalu ada untuk mengikis dinding lambung.

Cara mengatasi:

Perbanyak konsumsi sayur dan buah akan sangat membantu lambung dan memenuhi nutrisi yang optimal untuk seluruh organ pencernaan sehingga semua prosesnya berjalan lancar tanpa ada keluhan atau penyakit salah satunya Maag.

  1. Stress

Stress dapat menaikkan asam lambung dan membuat lebih rentan terkena peradangan.

Stress juga menyebabkan penyembuhan lebih lama karena proses peradangan yang terus terjadi.

Cara mengatasi:

Menenangkan pikiran adalah hal yang sangat penting untuk ikut menjaga kesehatan lambung.

Pikiran yang tenang juga akan membuat pola makan dan minum lebih teratur dan sehat.

“Kesehatan adalah nikmat terpenting”

Diposkan pada menjaga kesehatan sehari-hari

Perhatikan Makanan agar Tubuh Selalu Sehat

Eat Good Feel Good, Yoo.. kita hidup sehat!

Tubuh yang sehat dan jarang sakit harus disertai dengan makanan yang sehat pula. Makanan yang masuk ke dalam tubuh berperan penting untuk kesehatan tubuh kita.

Manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk bertahan hidup. Tapi tidak sembarang makanan dapat kita makan. Makanan dan Minuman yang masuk ke dalam tubuh harus memiliki nutrisi dan gizi yang seimbang. Makanan sehat yang sangat di anjurkan oleh tubuh, dengan begitu tubuh akan menyerap nutrisi dan gizi dari makanan tersebut.

Jika menyantap makanan tidak sehat secara terus menerus, tubuh akan rentan terserang berbagai penyakit dan kekurangan gizi. Makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat mempengaruhi pola pikir dan kepintaran manusia itu sendiri, karena ada yang bermanfaat untuk perkembangan otak.

Berikut ini adalah pola makan hidup yang sehat yang harus kamu ketahui dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Mengkonsumsi Sayuran dan Buah

Sayuran dan buah-buahan adalah makanan yang sehat yang sangat dianjurkan oleh tubuh, sayuran banyak mengandung serat dan kandungan yang bermanfaat lainnya untuk tubuh, sedangkan buah-buahan adalah ladang vitamin bagi tubuh manusia.

  1. Konsumsi Daging dan Ikan

Tubuh perlu kandungan protein yang baik yang terdapat pada Daging dan Ikan. Mengkonsumsi daging dengan baik dan benar akan sangat bermanfaat untuk tubuh, namun harus secara teratur dan tidak berlebihan. Sedangkan ikan sangat baik untuk perkembangan otak, karena mengandung Omega 3 yang sangat bermanfaat.

  1. Konsumsi Karbohidrat yang Cukup

Pola makan hidup yang sehat selanjutnya adalah mengkonsumsi karbohidrat dengan cukup. Di Indonesia karbohidrat yang paling banyak di konsumsi adalah Nasi. Namun sering kita temukan beberapa orang, konsumsi nasi dengan jumlah yang tidak teratur dan banyak.

Padahal konsumsi karbohidrat berlebih sangat tidak baik untuk tubuh, karena dapat menyebabkan gula darah tinggi dan penimbunan lemak. Akibatnya banyak orang yang Obesitas, karena tidak dapat mengontrol asupan karbohidratnya.

Untuk kesehatan disarankan mengkonsumsi beras merah, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi kadar gula dalam tubuh.

  1. Tidak mengkonsumsi Junk Food

Makanan yang enak belum tentu sehat, seperti itulah ketika kita berbicara tentang Junk Food. Makanan tersebut hanya mengedepankan rasa dan porsi yang menyenangkan, namun minim gizi dan nutrisi.

Bahkan ada beberapa makanan yang mengandung kolesterol, belum lagi proses pembuatannya yang tidak higienis atau tidak sesuai standar kesehatan. Berbagai makanan tersebut seperti aneka gorengan, mie instant, makanan cepat saji (burger, hotdog, sosis, pizza, dll), makanan kaki lima dan lain-lain.

  1. Konsumsi Air Putih yang Cukup

Untuk orang yang memiliki aktivitas yang padat dan kesibukan lainya, sangat disarankan untuk banyak meminum air putih agar cairan yang hilang segera terganti.

“Take care of your body, it’s the only place you have to stay”