Diposkan pada Tentang Stress

Hati-hati dengan Gejala Stress! Yuk kita simak Bagaimana Cara Mengatasi Stress

Mengalami Stress dalam Pekerjaan

Stress berpengaruh pada hampir seluruh aspek kehidupan seseorang. Tidak hanya memberikan efek psikologis, stress juga berpengaruh pada kesehatan fisik seseorang. Meskipun begitu, gejala dan ciri-ciri stress pada setiap orang dapat berbeda-beda.

Berikut adalah ciri-ciri stress meliputi gejala emosional, fisik, kognitif, perilaku, dan stres jangka panjang :

  • Mudah gelisah, frustasi, dan murung.
  • Merasa kewalahan atau kehilangan kendali.
  • Merasa rendah diri, kesepian, tidak berharga, dan tertekan.
  • Nyeri dan tegang otot.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri dada.
  • Detak jantung yang cepat.
  • Insomnia.
  • Gemetar.
  • Berdering di telinga.
  • Tangan dan kaki dingin atau berkeringat.
  • Mulut kering dan kesulitan menelan.
  • Merasa khawatir.
  • Berpikir terlalu cepat.
  • Sering lupa.
  • Pesimis dan cenderung melihat sisi negatif.
  • Menunda dan menghindari tanggung jawab.
  • Penggunaan alkohol, obat-obatan, atau rokok meningkat.
  • Sering menunjukkan perilaku gugup seperti menggigit, gelisah, dan mondar-mandir.
  • Masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan kepribadian.
  • Penyakit kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, irama jantung abnormal, serangan jantung, stroke.
  • Obesitas atau gangguan makan lainnya.
  • Gangguan siklus menstruasi.
  • Masalah kulit dan rambut, seperti jerawat, psoriasis, eksim, dan kerontokan rambut permanen.
  • Gangguan pencernaan kronis seperti GERD, gastritis, Kolitis ulseratif, dan iritasi usus.

Ciri-ciri stress yang muncul pada setiap orang sangat beragam bergantung pada jenis stress, pemicu stress, kondisi kesehatan individu, dan banyak faktor lainnya. Apabila Anda mengalami beberapa dari gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan kondisi Anda.

Cara mengatasi Stress

Yukk kita simak cara mengatasi stress

Cara mengatasi stress yang baik adalah dengan menemukan penyebab stress dan mempelajari cara mengelola stress. Mengingat penyebab stress pada setiap orang dapat berbeda-beda, cara mengatasi stress yang cocok untuk setiap orang juga mungkin dapat berbeda-beda.

Berikut adalah cara mengatasi stress dengan manajemen stress yang dapat Anda coba :

  1. Olahraga.
  2. Mengurangi asupan alkohol, obat-obatan, dan kafein.
  3. Memerhatikan asupan nutrisi.
  4. Menentukan skala prioritas.
  5. Luangkan waktu untuk ‘me time’.
  6. Berlatih pernapasan dan relaksasi.
  7. Berbicara dengan orang di sekitar Anda.
  8. Kenali tanda-tanda stress. 
  9. Mencari tahu penyebab stress dan mencari solusi.
  10. Ketahui apa yang dapat mengurangi stress Anda.

Stress memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap orang. Sebagian besar stress dapat dikendalikan dengan manajemen stress. Apabila stress mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati”.
Diposkan pada Tentang Stress

Wahh, Ini dia Penyebab Stress!

Gambar orang ketika Stress

Stress yang tidak dapat dikendalikan menimbulkan berbagai gejala seperti nyeri kepala, nyeri perut, gangguan tidur, depresi dan banyak gejala lainnya. Agar dapat terhindar dari efek stress ini, sangat penting bagi kita untuk mengetahui penyebab stress berikut ini!

Penyebab Stress

Penyebab stress sangat beragam, kita dapat mengalami stress pada saat menjalani wawancara kerja, menjalani ujian sekolah, atau mengikuti perlombaan. Stress jangka pendek seperti ini merupakan hal yang wajar.

Stress jangka panjang atau stress kronis disebabkan oleh suatu peristiwa atau situasi yang menimbulkan stress untuk waktu yang lama. Seiring dengan berjalannya waktu stress yang berkepanjangan akan berdampak buruk pada kesehatan fisik.

Penyebab stress yang pertama dan cukup umum adalah pekerjaan. Terdapat beberapa hal yang kemungkinan dapat menyebabkan seseorang merasakan stress di tempat kerja. Hal tersebut meliputi :

  • Tidak bahagia dengan pekerjaan yang dijalani.
  • Bekerja terlalu lama atau berjam-jam dalam sehari (melebihi batas jam kerja wajar).
  • Beban pekerjaan dan tanggung jawab yang terlalu berat.
  • Manajemen perusahaan yang buruk.
  • Deskripsi dan spesifikasi pekerjaan yang tidak jelas.
  • Tidak memiliki suara dalam pengambilan keputusan.
  • Resiko pemutusan hubungan kerja yang tinggi.
  • Merasa tidak memiliki peluang yang jelas untuk kemajuan karir.
  • Mengalami diskriminasi atau pelecehan di tempat kerja dan perusahaan tidak menindaklanjuti.
  • Resiko kerja yang tinggi, seperti bekerja di kondisi atau tempat yang berbahaya.

Perubahan yang besar dalam kehidupan juga dapat membuat seseorang mengalami tekanan hidup hingga kemudian stres.

Beberapa masalah kehidupan yang mungkin terjadi dan dapat menyebabkan stres antara lain seperti :

  • Kematian orang yang dicintai.
  • Pernikahan.
  • Perceraian.
  • Kehilangan pekerjaan.
  • Meningkatkan kewajiban keuangan.
  • Pindah ke lingkungan baru.
  • Mengalami masalah kesehatan tertentu, terutama penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, atau mengalami cedera kronis.
  • Merawat anggota keluarga yang sudah lanjut usia atau sakit.
  • Masalah emosional, misalnya kemarahan yang tidak bisa diungkapkan, depresi, kesedihan, rasa bersalah, atau kurang percaya diri.
  • Peristiwa traumatis seperti bencana alam, pencurian, pemerkosaan, atau kekerasan terhadap diri sendiri atau orang yang dicintai.

Penyebab stres terkadang bukan hanya berasal dari faktor eksternal saja, tapi juga dari faktor internal. Berikut adalah beberapa penyebab stres yang berasal dari diri sendiri, yaitu :

  • Ketakutan akan hal yang belum pasti, seperti memikirkan bencana yang mungkin menimpa Anda atau merasa khawatir tidak dapat menyelesaikan pekerjaan yang ada di depan mata.
  • Memiliki persepsi buruk terhadap hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan.
  • Memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi dan harapan yang tidak realistis terhadap kehidupan.
  • Mengalami perubahan besar dalam hidup baik itu peristiwa menyenangkan maupun tidak menyenangkan.

“Jangan pernah berputus asa jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal dari awan yang gelap”.